
Perkembangan infrastruktur yang cepat di Surabaya telah menjadi salah satu alasan utama AKR Land melanjutkan proyek apartemen. Perusahaan berencana mengembangkan One Signature Gallery di kawasan Jalan Sumatera.
Menurut CEO AKR Land Widijanto, pengembangan hunian vertikal dengan konsep SOHO (small office–home office) didorong oleh infrastruktur Surabaya yang berkembang pesat dan pertumbuhan kota secara keseluruhan.
“Dengan tren gaya hidup dan dinamika Surabaya yang terus berkembang, mereka harus seimbang dengan hunian berkualitas tinggi yang memberikan kenyamanan maksimal bagi penghuni,” katanya setelah menandatangani MoU dengan PT Tatamulia Nusantara Indah (TATA) di Shangri-La Hotel Surabaya, Sabtu (12/8/2017).
Widijanto juga menjelaskan alasan memilih lokasi di pusat kota. “Kami dengan sengaja memilih pusat kota karena segera akan dilalui oleh proyek-proyek yang direncanakan pemerintah seperti Surotram dan Boyorail, yang akan lebih meningkatkan nilai gaya hidup bagi penduduk,” katanya.
Ia menolak untuk menyebutkan total nilai investasi dari rencana gedung 30 lantai One Signature Gallery. Namun, ia menekankan, “Apa yang bisa kami konfirmasi adalah bahwa kami telah menginvestasikan IDR 50 miliar untuk membangun fondasi sedalam 37 meter di bawah permukaan tanah untuk memastikan keselamatan penghuni di masa depan.”
AKR Land juga telah menunjuk TATA sebagai kontraktor untuk gedung 30 lantai tersebut, yang diharapkan akan selesai dalam tiga tahun ke depan.
“Konstruksi sebuah gedung harus terinspirasi oleh inovasi terbaru untuk menciptakan gaya hidup berkualitas tinggi. Itulah sebabnya kami memilih TATA — kontraktor yang kami percayai untuk memenuhi baik harapan kami maupun harapan pasar,” tambahnya.
One Signature Gallery direncanakan akan dipasarkan mulai dari IDR 1 miliar, menawarkan berbagai fasilitas termasuk galeri seni, esplanade tepi sungai, dining di atas awan, area komersial, dan area perkantoran.
“Kami berencana untuk mengembangkan empat menara superblock, salah satunya akan dioperasikan oleh Hilton Worldwide International, jaringan hotel internasional terbesar di dunia,” tutup Widijanto.

