
Museum Macan berhasil menarik banyak pengunjung dengan pameran bertajuk Somewhere, Elsewhere, Nowhere, yang menampilkan instalasi besar, patung, dan gambar yang dibuat selama 20 tahun oleh seniman Filipina Isabel dan Alfredo Aquilizan. Acara ini berlangsung dari Juni hingga September 2023, menampilkan beberapa mahakarya mereka yang dibuat dari bahan sederhana dan mudah ditemukan yang memberikan perspektif unik dan mengesankan yang sesuai dengan tema tertentu.
Beberapa bahan yang digunakan dalam karya Isabel dan Alfredo Aquilizan termasuk kardus, sandal jepit, sikat gigi, dan selimut. Bagi mereka, bahan-bahan ini adalah media sederhana yang dapat membangkitkan ide tentang identitas individu, sejarah, perjalanan, dan migrasi.
Karya-karya bermakna dalam pameran Somewhere, Elsewhere, Nowhere telah diciptakan dari 1997 hingga 2023, awalnya dikembangkan untuk Biennale Havana ke-6 di Kuba pada tahun 1997. Salah satu karya, berjudul "Presences and Absences: Project Be-longing," terdiri dari banyak sikat gigi bekas dan bertujuan untuk merespons konsep "penghapusan dan ingatan." Menurut pasangan Aquilizan, sikat gigi yang tidak terpakai melambangkan sebuah bangsa yang telah dijajah, di mana identitas dan budaya mereka telah hilang.
Beberapa karya tematik termasuk "Presences and Absences: Project Be-longing," "Last Flight III: Project Be-longing," "In-Habit: Project Another Country (Here, There, Everywhere)," "See/Through (Series 1)," dan "Dream Blanket Project: Project Be-longing."
Selain itu, ada karya-karya menarik lainnya yang menyiratkan makna, seperti "Left Wing Project," yang berbentuk sayap. sabit di Left Wing Project melambangkan harapan dan menarik perhatian pada dampak industrialisasi, ketidakseimbangan kekuasaan, dan ketidakadilan di sektor pertanian.
Karya penting lainnya adalah "Caged," yang terdiri dari 93 kandang burung. Kandang-kandang ini terbuat dari kayu jati daur ulang dan bambu oleh perajin lokal di Yogyakarta, membentuk sayap kiri sebuah pesawat terbang.

